Senin, 23 Maret 2020

Apa itu Kanzul Arsy?


Pertanyaan:
punten kang
klo maksudnya kanzul arsy apa ya?
(Mas Hari, Indramayu)

Jawaban:
*Surat - Surat Kanzul Arsy*

Diturunkan dari bawah perbendaharaan ‘Arsy.

عَنْ أَبِي أُمَامَةَ قال : أَرْبعُ آياتٍ مِنْ كَنْزِ الْعَرْشِ لَيْسَ يَنْزِلُ مِنْهُ شَيْءٌ غيرُهن غيرُ أمِّ الكِتَابِ فَإِنَّهُ يَقُوْلُ: وَإنَّهُ فِي أُمِّ الْكِتَابِ لَدَيْنَا لعَلِيٌّ حَكِيْمٌ ، وآيةُ الْكُرْسِي ، وَخَاتِمَةُ سُوْرَةِ الْبَقَرَةِ، وَاْلكَوْثَر.

“Dari Abu Umamah beliau berkata: ada empat ayat yang turun dari perbendaharan ‘Arsy, tidak ada yang turun darinya selain yang empat ini. Surat al-Fatihah, ayat kursi, akhir surat al-Baqarah, dan surat al-Kautsar.” (H.R at-Thabarâniy, dengan syawahid yang menguatkan keshahihannya seperti al-Baihaqiy, dll)

Kanzul Arsy artinya perbendaharaan arsy (singgasana Allah)

Ada Empat:

1. Fatihah
2. Ayat kursi
3. Akhir al baqarah
4. Al kautsar

Pertanyaan lanjutan:
berarti ini harus d amal kan ya kang?

Jawaban lanjutan:
Ini amalan tambahan..
Kalau dalam agama istilahnya sunnah..

Wali Allah selalu mendahulakan yang wajib..
Baru jika beres melengkapi yang sunnah..

Beda dengan orang yg tertipu setan (merasa wali tapi salah jalan)

Dia sibuk mengerjakan sunnah padahal wajibnya belom beres..
Ini namanya ibadah dengan nafsu, dan ibadah yang berangkatnya dari nafsu adalah tanda meredupnya bashiroh (mata batin sejati) 🙏🏻

Referensi:
Kitab Al-Hikam Pasal 5

إِجْتِهَادُكَ فِيْمَْا ضُمِنَ لَكَ وَتَقْصِِيْرُكَ فِيْمَا طُلِبَ مِنْكَ دَلِيْلٌ عَلَى إِنْطِمَاسِ الْبَصِيْرَةِ مِنْكَ

Artinya :
Kegigihan usahamu untuk memperoleh apa apa yang telah dijaminkan untukmu, di samping kelalaianmu pada hal hal yang dituntut atasmu, adalah suatu bukti terhapusnya penglihatan mata hati darimu.

Layanan Konsultasi:
https://wa.me/6281237733986

Amalan Penarik Rezeki


Pertanyaan:
punten kang, ada enggak amalan buat manggil rizki?
(Mas Hari, Indramayu)

Jawaban:
Sangat banyak sekali

Pertanyaan lanjutan:
boleh saya minta d ijazah kang 1 amalannya

Jawaban lanjutan:
istighfar

minta maaf ke Allah sebanyak banyaknya..

baca:
astagfirullah..

Syarat:
1. Jangan putus asa jika belum tembus tetap yakin..
(kalau ragu amalan hangus)
2. Shalat 5 waktu dijaga
3. Silaturahim dijaga
4. Mulut dijaga
5. Kemaluan dijaga

Kurang lebih 40 hari seharusnya ada pengaruh, jika belum ada tambah silaturahim, sedekah, dan amalan sunnah diperbaiki lagi..

Terutama,
Jaga hati..
Jangan pernah mengeluh apapun cobaan, ujian, dan takdirnya..

Mengeluh dalam hati = amalan semua hangus 🙏🏻

Referensi:
Surat Al Ma'arij ayat 10 - 12
Layanan Konsultasi:
https://wa.me/6281237733986

Minggu, 22 Maret 2020

Tujuh Syarat Bai'at Tarekat Yusriyyah


*Tujuh Syarat Bai'at Tarekat Yusriyyah*
_Oleh: Syaikh Yusri Rusydi As-Sayyid Gabr Al-Hassani_

1. Mencari ridha Allah, meninggalkan maksiat lahir batin.
A. Maksiat sembunyi-sembunyi bertaubat secara sembunyi-sembunyi.
B. Maksiat terang-terangan bertaubat secara terang-terangan.

2. Berusaha meneladani Rasulullah Shallalahu 'Alaihi wa sallam dalam sikap, ucap, dan tindakan, baik lahir maupun batin.

3. Berpegang teguh pada kitab suci Al-Qur'an dan As-Sunnah, yaitu menjaga adab-adab syariat dan tidak meremehkan hukum-hukum islam.

4. Menghormati dan berbakti kepada kedua orang tua/orang yang lebih tua.






5. Memiliki prinsip "kullu muslimin waliyyun illa ana" yang artinya, "setiap muslim adalah wali kecuali saya". "Ana mudzlim, ana faajir", artinya, "saya dzalim, saya pendosa." Kemudian tidak memursyidkan diri, seperti mengundang banyak orang kemudian menunjuk diri sendiri sebagai mursyid. Siapa yang menunjuk anda? Hawa nafsu anda? Tidak boleh menjadi mursyid kecuali sudah mendalam/pakar dalam urusan syari'at. Barangsiapa tidak bersyari'at, maka dia tidak punya apa-apa. Dan orang yang tidak punya apa-apa tidak akan bisa memberikan apa-apa.

6. Menjaga wirid asasi (3 dzikir dasar) dan menebus jika terlewat. Kemudian, untuk menguatkan ikatan batin antara guru dan murid hendaknya mengirim fatihah diniatkan untuk para mursyid.


7. Jika setuju, maka dipersilahkan membaca surat Al fatihah diniatkan untuk bai'at pada tarekat. Jika tidak, maka tetap membaca surat Al Fatihah tanpa niat apapun dan diharapkan bagi yang belum berkenan bergabung hendaknya tidak menjadi penentang.

NB:
Pentingnya sanad dalam tarekat berlandaskan pada ayat dalam kitab suci-Nya, yaitu surat Yusuf ayat 108 dengan redaksi alaa bashiirotin, yakni dengan melihat. Dalam hal ini, tarbiyah yang paling ideal tentunya saat kita melihat guru kita, kemudian guru kita melihat gurunya lagi, dan seterusnya hingga tabi'in, sahabat, dan para sahabat melihat Nabi Shallalahu 'Alaihi Wa Sallam. Kita mendengar guru kita, guru kita mendengar gurunya lagi, sampai bersambung pada sahabat yang langsung mendengar Rasulullah Shallalahu 'Alaihi Wa Sallam. Begitupun juga dengan mencium tangan, ada sanadnya. Maka, seakan akan kita mencium tangan beliau Shallalahu 'Alaihi Wa Sallam, melalui rantai sanad yaitu orang yang pernah menyentuh tangan orang yang pernah menyentuh tangan gurunya yang terus bersambung hingga baginda Nabi Shallalahu 'Alaihi Wa Sallam. Ini yang tidak bisa kita dapatkan jika hanya membaca. Membaca terkadang membuat kita paham, namun takkan pernah membuat kita sampai kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Siapa yang tidak punya guru (bersanad) tak akan pernah sampai.

Diantara adab imamah yang harus diperhatikan seorang murid adalah tidak berdiri di belakang imam. Karena sejatinya siapa yang berdiri di belakang imam adalah imam. Saat imam batal, maka yang di belakangnya menggantikannya. Jadi, seyogyanya yang berada di belakang imam adalah yang paling berhak. Sedangkan yang paling berhak adalah yang paling alim, berakhlak, dan sempurna amalnya karena sekali lagi yang di belakang imam adalah imam.

Jika sudah melihat video tentang syarah kitab Al-Hikam di youtube dan paham maksudnya, maka beliau mengijazahkan pada kita kitab Al-Hikam dan boleh kita menerapkannya.



Editor: Rizky Aji
Ditulis pada hari/tanggal:
Selasa, 17 Maret 2020

Kamis, 12 Maret 2020

NASEHAT ABADI


Bismillah,...

Iblis itu sangat alim
(Secangkir kopi langit)

Jika engkau bertanya tentang Al-Qur'an kpd iblis, maka iblis akan bisa menerangkan dengan sangat jelas, karena iblis tahu persis kapan ayat itu turun dari langit.

Jika engkau bertanya tentang ilmu hadist kepada iblis, maka iblis akan sangat pandai menjelaskannya,
karena iblis tahu asbabul wurud dari hadist tsb.

Jika engkau bertanya tentang kisah para nabi, iblis akan dengan tepat menceritakannya karena iblis sudah ada sejak nabi adam masih berada dalam surga.

iblis ahli alqur'an
iblis ahli hadist
iblis ahli riwayat
iblis alim/pandai dalam segala ilmu

Tapi iblis tidak menjadi kekasih Allah, karena dalam diri iblis ada kalimat.

"AKU LEBIH BAIK DARI KAMU"

Semoga sedikit ilmu yg dititipkan Allah Subhana Wa Ta'alla dihati kita tidak menjadikan kita sombong dalam segala urusan.
Juga paham bahwa ilmu tak menjamin orang pasti ta'at dan sholeh.

Yang aku takut.
Hatiku kian mengeras dan sulit menerima nasehat, namun sangat pandai menasehati

Yang aku takut.
Aku merasa paling benar, sehingga merendahkan yang lain.

Yang aku takut.
Egoku terlalu tinggi, hingga merasa paling baik di antara yang lain.

Yang aku takut.
Aku lupa bercermin, namun sibuk berprasangka buruk kepada yang lain.

Yang aku takut.
Ilmuku akan membuatku menjadi sombong, memandang yang lain berbeda denganku.

Yang aku takut.
Lidahku makin lincah membicarakan aib orang lain, namun lupa dengan aibku yang menggunung dan tak sanggup kubenahi.

Yang aku takut.
Aku hanya hebat dalam berkata namun buruk dalam berbuat.

Yang aku takut.
Aku hanya cerdas dalam mengkritik, namun lemah dalam mengkoreksi diri sendiri.

Yang aku takut.
Aku membenci dosa orang lain, namun saat aku sendiri buat dosa aku enggan membencinya.

Kiranya Allah Subhana Wa Ta'alla
senantiasa menyadarkanku sehingga lebih rajin instrospeksi diri daripada mengurusi orang lain yang belum tentu perilaku dan tutur katanya lebih baik dari diriku. Aamiin

"Selalulah melihat kedalam hati"

Sabtu, 07 Maret 2020

Tujuh Pesan Master Harist


1. Pesan yang Mulia Al-Habib Umar bin Muhammad bin salim bin Hafidz bin Syekh Abu bakar bin salim:

"Jika kau ingin menulis status tentang dakwah, nasehat, ajakan beribadah, atau kalimat yang mengarah pada kebaikan.
Niatkanlah niatmu untuk membantu Nabiyyuna Muhammad SAW, dimasa sekarang masa rusaknya iman.
Membantu Dakwah Nabi Muhammad SAW, pahalanya seperti 100 orang mati syahid. Dan setiap huruf yang kita ketik disaksikan langsung oleh Allah SWT.
Dan sungguh Allah SWT, melihat niatmu."

Shallu 'AlanNabi.

2. Jangan lupa sertakan juga shalawat untuk isteri tercinta baginda Rasulillah shallallahu 'alaihi wasallam..

Jika Rasulullah menyembelih kambing, ia senantiasa berkata: "Kirimkanlah (bagikanlah) daging-daging ini kepada teman-teman Khadijah." Sehingga aku merasa cemburu dan berkata: 'Kenapa mesti Khadijah?'
Beliau lalu menjawab: 'Inni qad ruziqtu hubbaha (Sesungguhnya aku telah di karuniai Allah dengan cinta kepadanya).' (Muttafaq 'alaih)

Dalam kesempatan lain, sebagaimana diriwayatkan Ahmad dan Ath-Thabarani, Aisyah berkata: "Rasulullah SAW, jika keluar rumah, hampir-hampir tidak pernah lepas menyebut nama Khadijah dan memujinya

Allahumma Sholli 'Alaa Sayyidinaa Muhammad wa 'Alaa sayyidati Khadijah binti khuwailid...

3. إذا رأيت الرجل ينافسك في الدنياء فنافسه في الآخرة.

"Apabila engkau melihat seseorang mengunggulimu dalam masalah dunia, maka unggulilah dia dalam masalah akhirat."

(Imam Hasan al-Bashri)

4. المسلم لا يحب إلا ما أحبه الله، ولا يحب إلا من أحبه الله سبحانه و تعالى.

"Orang muslim tidak mencintai sesuatu kecuali sesuatu yang Allah SWT cintai, dan tidak mencintai seseorang kecuali orang yang Allah SWT cintai."

Kalam Sultonul Ulama:
Habib Salim bin Abdullah Asy-Syatirii.

5. "Hampir setiap orang memiliki rasa takut.
Takut miskin, takut sakit, takut tidak disukai oleh orang lain, takut terhina dan lain-lain. Para Auliya, hanya memiliki satu rasa takut. Takut jika Allah mengalihkan pandanganNya dari mereka."

( Habib Abdullah bin Muhammad Shahab )

6. "Tentram hati dekat dengan orang sholeh, tanda hati masih hidup."

7. "Jika aku sakit, maka menceritakan tentangnya (Nabi SAW) adalah obat bagi penyakitku.
Sungguh indah, menyebutnya adalah obat bagi hatiku."

Kalam Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi, dalam Sya'irnya.

Sumber: Master Harist
Editor: R.A.



Ta'awudz Khos/ Do'a Perlindungan Khusus


*Ta'awudz Khos*
(Bacaan dzikir khusus sebagai perlindungan saat singgah di suatu tempat baru)

Nabi shallallahu alaihi wa sallam mengajarkannya bagi seseorang yang ingin terhindar dari bahaya di suatu tempat. Sa'd bin Abi Waqqash radhiyallahu anhu mengatakan:

سَمِعْتُ خَوْلَةَ بِنْتَ حَكِيمٍ السُّلَمِيَّةَ، تَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: " مَنْ نَزَلَ مَنْزِلًا ثُمَّ قَالَ: أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ، لَمْ يَضُرَّهُ شَيْءٌ، حَتَّى يَرْتَحِلَ مِنْ مَنْزِلِهِ ذَلِكَ

Aku mendengar Khaulah bintu Hakim As Sulamiyyah berkata; aku mendengar Rasululullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barang siapa yang singgah pada suatu tempat kemudian dia berdo'a: 'A'AUUDZU BI KALIMAATILLAHIT TAAMMATI MIN SYARRI MAA KHALAQ (Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari kejelekan apa saja yang Dia ciptakan), ' niscaya tidak akan ada yang membahayakannya hingga di pergi dari tempat itu." HR. Muslim no. 2708 dan yang lainnya


Pendapat Master Harist tentang Keris -3- {Tamat}


Ada pelajaran besar dari kisah dikeluarkannya ayahanda dan ibunda umat Manusia (Adam dan Hawa) dari surga..

Yakni tatkala Iblis membujuk untuk memakan buah terlarang..
Iblis menggodanya dengan iming-iming yang besar dan menggoda, "KEABADIAN"...

Oleh karenanya pohon tersebut ramai dikisahkan oleh guru ngaji kita sewaktu kecil sebagai "syajarotul khuldi" alias pohon keabadian.. Pada hakikatnya pohon dan buah terlarang itu tidak diberi nama khuldi oleh Allah, namun karena tipuan Iblis yg mengatakan bahwa buah itu dapat membuat kekal makhluq yg memakannya, Allah mengabadikan nama "syajarotul khuldi" dalam surat Thaha ayat 120..

Hingga detik ini, sekutu Iblis masih terus menggoda manusia dengan iming-iming keabadian.. contohnya ILMU KEBAL agar abadi sehat dan warasnya, dan ajian PENGASIHAN agar abadi/langgeng kecantikannya.. padahal ABADI adalah sesuatu yg mustahil bagi MAKHLUQ.. karena ketentuan bagi makhluq adalah fana', tidak abadi, dan pasti LENYAP..

Hasrat hati ingin menjadi SAKTI malah SAKIT, dan yg berhasrat KEKAL malah jadi BEBAL karena termakan janji manis jin fasiq...

Penulis : Master Harist
Foto : Master Harist
Editor : R.A.