Rabu, 01 April 2020

Amalan Untuk Menggapai Maqam Muraqabah


Aku mendapat kabar dari Guruku, Syekh Yusri, beliau mendapat kabar dari gurunya, Syekh Abdullah, yang menulis kitab tentang tasawuf, bahwa Syekh Junaid diperintahkan gurunya Syekh Sari untuk membaca dzikir ini sebelum tidur, 3 kali, setiap hari...

الله معي. الله ناظر إلي. الله شاهدي
"Allah bersamaku. Allah melihatku. Allah saksiku."

Kemudian Syekh Junaid mengamalkan selama satu bulan, kemudian perubahan besar terjadi.

Dzikir tadi adalah amalan agar dapat mencapai maqam muraqabah (selalu merasa diawasi oleh Allah)

Saat seorang selalu merasa diawasi oleh Allah, maka dia akan merasa malu jika berbuat buruk di hadapanNya

Malu sebagian dari iman, sedangkan muraqabah sebagian dari ihsan.

Agar tidak salah baca:
Allahu Ma'i... Allahu Nadzirun ilayya... Allahu Syahidi...

Amalan Kunci Asmak Khidir 1

Pertanyaan:
Itu yang masih bingung kang msh belum punya filter
(Mas Hari, Indramayu)

Jawaban:
baca asmak khidir

itu salah satu kunci agar ada filter

بسم الله ماشاء الله
لا يسوق الخير إلا الله
بسم الله ما شاء الله
لا يصرف السوء إلا الله
بسم الله ما شاء الله
ما كان من نعمة فمن الله
بسم الله ما شاء الله
لا حول ولا قوة إلا بالله

Dengan Nama Allah
Dengan kehendak Allah
Tidak ada yang menggerakkan kebaikan kecuali Allah...

Dengan Nama Allah
Dengan kehendak Allah
Tidak ada yang menghilangkan keburukan kecuali Allah

Dengan nama Allah
Dengan kehendak Allah
Apapun nikmat yang didapat adalah dari Allah

Dengan nama Allah
Dengan kehendak Allah
Tiada daya dan upaya kecuali dari Allah

Baca pagi 3 kali
Sore baca 3 kali

Jika ingin diriyadhohi...
Boleh dibaca 100 kali agar di hati mantap..

Sabtu, 28 Maret 2020

أسرار أنوار نور الأنانية


أسرار أنوار نور الأنانية
بسم الله الرحمن الرحيم
صلى الله على محمد
النبي الأمي وآله وسلم

فإن علم الله واسع فندعو
يا واسع يا واسع يا واسع
إضافة لعلمه فما قدرنا الله
حق قدره لأنه قدير عظيم

قبل بداية إيضاحنا فاقرأ
كتاب إيضاح أسرار علوم
المقربين وسر الأسرار ثم
الحكم العطائية لأنها نور

ولا تنس فى إكثار الصلاة
على النبي الأمي فإنها من
فعل الله وملائكته وجميع
المقربين لمنع جذب العقل

فإن "أنا" ضمير ذو معان
منها الأنانية النفسية ثم
الأنانية الإضافية والأنانية
الحقيقية سنفصلها ببيان

سر الأنانية النفسية فإنها
لأمارة بالسوء وهي إبليس
على وجه فرعون إذ قال
أنا ربكم الأعلى وهو ذا أنا

و الأنانية الإضافية فإنها
أرواح كل الرسل والأنبياء
ثم الأولياء إذ قالوا إنني
أنا الله لا إله إلا أنا فى طه

والأنانية الحقيقية فإنها لا
تدركها الأبصار وهي تدرك
الأبصار ولم تكن لها كفوا
أحد وليست كمثلها شيء

فمن عرف نفسه الأمارة
بالسوء وجاهد فى خلافها
فقد عرف روحه الإضافي
وهو مرآة الله عز وجل

فمن عرف هذه المرآة
فأظهر ما فى قلبه حسب
حاجاته ولا يظهر على
غيبه أحدا لتأدبه إلى الحق

وقد يستخلف الله ربه فى
رحمته وعلمه وقوله ولم
يكن جبارا متكبرا فهم فى
الأرض يمشون هونا كراما

فمن أراد أن يكون خليفة
من لا خليفة له فليتأدب
بأدب الله وذكر فى سره
إنني أنا الله لا إله إلا أنا

وقال تعالى فاذكروني
أذكركم من أنيته وهي
أنية "أنا الله" فاذكرها
فى السر كي يظهر الحق

فلما ظهر الحق فزهقت
الأنانية النفسية وإذا
زهقت وفسدت فصارت
الأرواح مظاهرا للحق

وبالحق أنزاناه وبالحق
نزل كن كأنك أنت الله
واحدا أحدا صمدا قبل
كل شيء فاذكر أسماءك

أنا الله ٣٣ مرة ثم أنا
الرحمن ٣٣ مرة ثم أنا
الرحيم ٣٣ مرة حتى
أنا الصبور ٣٣ مرة

فإذا عرفت وحدانيتك
فاصنع أرواحك فالأرواح
قائلون سمعنا وأطعنا وهم
سامعون ومطيعون بإذنك

ثم قل لهم ألست بركم
قالوا بلى شهدنا فأنت الآن
روح من أرواح الله فقل
للناس إنني من المسلمين

ثم اتبع نبيك محمدا حبا
لله فالله يحبك فإذا أحبك
الله فهو عينك وهو أذنك
ثم هما ولياك فى الدارين

فاتق الله فى لسانك فكم
من ولي الله أسقطه الله
باللسان فالسكوت أعظم
فى هذا المقام لأنك بحر

عبد الله:
رزقي أجي فوروانتارا
بن فاجي بن وارث
بن كارنو
مريد الطريقة اليسرية
الصديقية الدرقاوية
الشاذلية القادرية
تحت إشراف الشيخ
الأستاذ الدكتور يسري
رشدي السيد جبر الحسني
الشافعي الأزهري الشاذلي
نفعنا الله بعلومه فى الدارين...
آمين...

Terjemah:

Beragam Rahasia Berbagai Cahaya dari Cahaya Ke-Aku-an
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Shalawat Allah atas baginda Nabi Muhammad
Nabi Yang Ummi beserta keluarga dan kesejahteraan semoga terlimpah bagi mereka

Ilmu Allah itu luas, itulah mengapa kita memuja-Nya
Yang Maha Luas, Yang Maha Luas, Yang Maha Luas
Alasannya adalah luasnya ilmu-Nya, kita tidak bisa mengukur Allah
dengan ukuran yang semestinya karena Dia Kuasa, Agung

Sebelum memulai pemaparan kami silahkan baca
Kitab Rahasia Ilmu Para Wali
dan Kitab Sirrul Asror kemudian
Al Hikam Al Atha'iyyah karena mereka bagaikan pelita

Dan jangan lupa pula memperbanyak shalawat
kepada Nabi Yang Ummi karena shalawat itu termasuk
perbuatan Allah, malaikat, dan seluruh orang orang dekat-Nya serta penghalang dari gilanya akal

Sesungguhnya "Aku" adalah dhamir (kata ganti) dengan beragam makna
Diantaranya Ananiyah Nafsiyah (keakuan berdasarkan jiwa) kemudian
Ananiyah idhofiyah (keakuan berdasarkan penyandaran) dan Ananiyah
Hakikiyah (keakuan berdasarkan kesejatian) akan kami rinci beserta penjelasan

Rahasia keakuan berdasarkan kejiwaan sesungguhnya ia
benar benar mengajak pada keburukan dan ia adalah iblis
dengan penampakan Fir'aun saat berkata
Akulah Tuhanmu Yang Maha Tinggi dan itulah AKU

sedangkan keakuan yang berdasarkan penyandaran sesungguhnya ia
merupakan arwah dari setiap utusan dan nabi
kemudian para wali saat mereka berkata sesungguhnya aku
Akulah Allah tiada Tuhan selain Aku di surat Thaha (ayat 14)

Sedangkan keakuan sejati sesungguhnya Ia
tidak
dapat dicapai oleh penglihatan dan Dia mencapai
setiap penglihatan dan tidak ada yang menyerupai
satupun dan Dia tidak dapat dibandingkan dengan apapun

bersambung...

Jumat, 27 Maret 2020

12 Nama Allah Kitab Sirrul Asror


1. LA ILAHA ILLALLAH – Tidak ada tuhan selain Allah.
2. ALLAH – Nama yang layak bagi Tuhan.
3. HU – Allah yang bertrandsenden.
4. HAQQ – Yang Mahabenar.
5. HAYY – Yang Mahahidup.
6. QAYYUM – Yang Mahamandiri.
7. QAHHAR – yang Maha Menaklukkan.
     8. WAHHAB – Yang Maha Memeberi,          tanpa batas, tanpa syarat
     9. FATTAH – Yang Maha Membuka.
10. WAHID – Yang Maha Esa.
11. AHAD - Yang Maha Tunggal, Yang.                Maha Esa.
12. SHAMAD – Yang Maha Memenuhi.              segala kebutuhan.

 Semua nama ini harus dilafalkan bukan hanya oleh lisan, melainkan juga oleh hati. Hanya setelah itulah mata hati akan melihat cahaya hakikat. Ketika cahaya suci zat Ilahi telah tampak, semua sifat jasmani menghilang dan segala sesuatu sirna. Inilah maqam fana – sirnanya segala sesuatu. Tampilan cahaya Ilahi menyirnakan semua cahaya lainnya.
“Segala sesuatu akan binasa kecuali Dia. (al-Qashash (28) : 88).
“Allah menghidupkan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia akehendaki), dan di sisi-Nyalah Ummul Kitab (Lauh Mahfuzh). (al-Ra’d (13) : 39).
Ketika semuanya sirna, yagn ada secara kekal adalah ruh suci. Ia melihat dengan cahaya Allah. Ia melihat-Nya, Dia melihatnya. Ia meleihat melalui-Nya, ia melihat di dalam zat-Nya; ia melihat untuk-Nya. Tak ada citra, tak ada keserupaan dalam melihat-Nya, “Tak ada yang menyerupai-Nya dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (al-Sura (42) : 11).
Setelah fana, yang ada hanyalah cahaya yang murni mutlak. Tak ada apa pun yagn dapat diketahui. Itulah maqam fana. Tak ada lagi pikiran untuk menyampaikan berita apa pun. Rasulullah saw. menjelaskan keadaan ini dengan sabdanya : “Suatu ketika aku pernah berada sangat dekat dengan Allah sehingga tak seorang pun, baik malaikat, rasul atau nabi, yang menjadi penghalang antara kami.”Itulah maqam kesendirian, ketika seseorang telah mengucilkan dirinya dari segala sesuatu kecuali Allah. Itulah maqam kebersatuan, seperti yang Allah perintahkan dalam sebuah hadis qudsi : “Menyendirilah dari semua dan temukanlah kebersatuan.” 
Kesendirian itu dimulai dengan sirnanya segala yang duniawi. Setelah itu, kau akan memperoleh sifat-sifat Ilahi. Tulah makna sabda Rasulullah saw. : “Hiasi dirimu dengan sifat Allah.”
“Sucikanlah dirimu, benamkanlah dirimu dalam sifat-sifat Allah.”

HAJI RUHANI

Ibadah haji batin mensyaratkan persiapan yang matang dan bekal perjalanan yang memadai. Syarat pertama adalah menemukan seorang pembimbing, mursyid, atau guru, yang dicintai dan dihormatinya, yang dipercayai ddan didpatuhinya. Dialah yang akan membekalinya dan menjamin kebutuhannya.
Kemudian, sebelum berhaji ruhani, seseorang harus mempersiapan hatinya dengan senantiasa membaca kalimat : LA ilaha Ilallah, seraya terus ingat kepada Allah. Cara itu akan membangkitkan dan menghidupkan hati yang telah terjaga. Ingatan kepada Allah itu harus terus di jaga hingga seluruh wujud batin disucikan dari segala sesuatu selain Dia.
Setelah penyucian batin, ia harus membaca nama-nama sifat Allah untuk menyalakan cahaya keindahan dan karunia Allah. Dalam pancaran cahaya itulah ia dapat berharap melihat Ka’bah hakiki. Allah memerintahkan nabi-Nya, Ibrahim dan Ismail untuk menjalankan penyucian ini :
“Janganlah mempersekutukan sesuatu pun dengan Aku dan sucikanlah rumah-Ku itu bagi orang-orang yagn tawaf. (al-Hajj (22) : 26).
Ka’bah yang berdiri di kota suci Makkah senantiasa suci bagi orang-orang yang beribadah. Namun, bagaimanakah kita menjaga kesucian Ka’bah ruhani yang padanya kita melihat Hakikat?!
Setelah semua persiapan ini, ia harus membenamkan dirinya dalam cahaya ruh suci, seraya mengubah bentuk jasmaninya menjadi hakikat batin, dan melaksanakan tawaf mengitari Ka’bah hati dengan membaca nama kedua Allah – ALLAH – nama yang layak bagi Tuhan. Ia berjalan memutar, karena jalan hakikat tidaklah lurus, tetapi melingkar. Titik akhirnya adalah titik awalnya.
Kemudian bergerak menuju Rafah ruhani, tempat zikir batin, tempat seseorang berharap dapat mengetahui rahasia. : “Tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya.” Di sana ia berdiri seraya membaca nama-Nya yang ketiga, HU – tidak sendirian namun bersama-Nya, sebab Allah berfirman : “Dan Dia bersamamu di mana pun engkau berada.” (a; Hadid (57) : 4). Lalu membaca nama-Nya yang keempat – HAQQ, Yang Maha Benar, nama cahaya zat Allah – dan setelah itu nama-Nya yang kelima HAYY, Yang Maha Hidup yang menjadi sumber segala kehidupan. Setelah itu ia menggabungkan nama-Nya Yang Maha Hidup dengann nama-Nya yagn keenam – QAYYUM, Yang Mahamandiri, yang kepada-Nya semua wujud membutuhkan. Ini akan membawnya ke Muzdalifah ruhani.
Kemudian ia dibawa ke Mina rahasisa ssuci, hakikat. Di sana ia membaca nama-Nya yang ke tujuh – QAHHAR – Yang Maha Menaklukkan. Dengan kekuatan nama itu, diri dan keakuan dikorbankan. Tab ir kekufuran dimusnahkan dan pintu kehampaan sirna.
Mengenai tabir yang memisahkan makhluk dari Sang Khalik, Rasulullah saw. bersabda : “Iman dan kufur berada pada sebuah tempta di bawah Arasy. Keduanya merupakan tabir  yang memisahkan Tuhan dari pandangan para hamba-Nya; yang satu hitam dan yang lainnya putih.”
Kemudian kepala ruh suci tertutup oleh sifat-sifat jasmani.
Dengan membaca nama-Nya kedelapan, WAHHAB – Yang Maha Memeberi, tanpa batas, tanpa syarat – ia memasuki kawasan suci Hakikat. Di sana ia membaca nama-Nya yang kesembilan – FATTAH, Yang Maha Membuka segala yang tertutup.
Kemudian ia memasuki tempat kekhusyukan, berdiam di sama dalam penyendirian di hadapan Allah, did alam kedekatan kepada-Nya, dan jauh dari segala sesuatu yang lain seraya membaca nama-Nya yang kesepuluh, WAHID – Allah Maha Esa yang tidak ada sekutu bagi-Nya, dan tak ada yang menyerupia-Nya. Di sana ia mulai meliaht sifat-sifat-Nya, SHAMAD, Yang Memenuhi Segala Kebutuhan. Ia melihat awal perbendaharaan tak terbatas ini. Itulah penglihatan tanpa bentuk maupun rupa, yang menyerupai ketiadaan.
Dimulailah tawaf yagn terakhir seraya membaca enam nama-Nya yang terakhir ditambah nama-Nya yang kesebelas, AHAD – Yang Maha Tunggal, Yang Maha ESA. KEMUDIAN IA MINUM DARI TANGAN KEDEKATAN Allah : “Tuhan memberikan kepada mereka minuman yang bersih. (al-Insan (76) : 21). Gelas tempat air minumnya adalah nama-Nya yang keduabelas, SHAMAD – Yang Maha Memenuhi segala kebutuhan.
   Setelah meminum dari mata air ini, ia akan melihat semuat abir terangkat dari wajah yang kekal. Ia menatapnya dengan cahaya yang munul darinya. Di alam hakikat itu, tak ada keserupaan, baik bentuk maupun rupa. Alam itu tak terlukiskan dan tak dapat dibayangkan; alam itu tak pernah dilihat mata, tak pernah didengar telinga, dan tak pernah terlintas dalam hati manusia. Firman Allah terdengar tanpa suara dan tak dapat dilihat seperti kata yagn dituliskan. Kebahagiaan yang belum pernah dirasakan manusia adalah kebahagiaan melihat hakikat Allag Swt. dan mendengar firman-Nya.

Selengkapnya, klik tautan di bawah ini

Do'a - Do'a Pelenyap Kantuk (Tajrib)

١. اقرأ سورة الأعراف ٥٤ - ٥٦
٢. اللهم رب الناس أذهب النعاس
اكف أنت الكافى لا رحمة إلا رحمتك
رحمة لا تغادر عجزا ولا كسلا
.٣. لا تأخذه سنة ولا نوم (حتى دهب النعاس) أ.ه

Artinya:
1. Baca surat Al-A'raf ayat 54-56
2. Ya Allah Tuhan (pemelihara) Manusia, Hilangkanlah rasa kantuk...
Cukupilah kami (dengan pertolongan-Mu sebab) Engkau Maha Mencukupi...
Tiada rahmat (kasih sayang) selain rahmat dari-Mu...
Rahmat yang tidak menyisakan rasa lemah dan rasa malas...
3. Dia (Allah) tidak mengantuk dan tidak tidur (dibaca hingga hilang rasa kantuk)

Jika berhasil,
Tutup dengan hamdalah..

Alhamdulillahirabbil aalamiin..
Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam...


Foto: Velly, Kalibaru
Sumber : Kitab Durrun Nadzim hal. 54
Simak videonya :


Download kitab Durrun Nadzim

Tiga Do'a agar diangkat menjadi wali Allah


اللهم إني أعوذ بك من منكرات الأخلاق والأعمال والأهواء...

اللهم آت نفسي تقواها وزكيها أنت خير من زكاها أنت وليها ومولاها...

يا حي يا قيوم برحمتك أستغيث أصلح لي شأني كله ولاتكلني إلى نفسي طرفة عين...

Ijazah Amalan Penangkal Virus


*IJAZAH TOLAK BALAK (CORONA)*
_*DARI HABAIB & MASYAYIKH*_

*1. HADLRATUS SYAIKH KH. HASYIM ASY'ARI JOMBANG*
Baca:
*لِيْ خمسةٌ أُطفيْ بها # حرَّ الوباءِ الحاكمة*
*المُصطفىٰ والمُرتضىٰ#وابناهما والفاطمة*

*2. KH. HASAN SAIFOURRIDZAL GENGGONG.*
Baca:
*اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تَدْفَعُ بِهَا عَنَّا الطَّعْنَ وَالطَّاعُوْنَ يَامَنْ أَمْرُهُ إذَا أرَادَ شَيْئًا أنْ يَقُوْلَ لَهُ كُنْ فَيَكُوْنُ وَعَلَى أٰلِهٖ وَصَحْبِهٖ وَسَلِّمْ*

*3. KH. MAIMUN ZUBAIR SARANG REMBANG*
Baca:
*ونُنَزِّلُ من القُرآنِ مَا هُوَ شِفآءٌ وَّرَحْمَةٌ لِلمُؤْمِنِيْنَ، ولا يَزِدُ الظَّالِمِيْنَ إلا خَسَارًا*
_Kaifiyah:_ sebelum tidur 11x lalu ditiupkan ke telapak tangan & diusapkan keseluruh tubuh.

*4. HABIB LUTHFI BIN YAHYA*
Baca ;
*بِسْمِ اللهِ الَّرحْمنِ الّرحِيْمِ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِ سَيِّدنَا مُحَمَّدٍ بِعَدَدِ كُلِّ دَآءٍ وَدَوَآءٍ*
_Kaifiyah:_ Ba'da Maktubah 11x

*5. HABIB TAUFIQ PASURUAN*
Baca ;
*اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا، وَعَافِيَةِ الْاَبْدَانِ وَشِفَائِهَا، وَنُوْرِ الْاَبْصَارِ وَضِيَائِهَا، وَعَلٰى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّم*
_Kaifiyah:_  Ba'da Maktubah 11x

*6. AL-HABIB 'ABDULLAH BIN MUHAMMAD BAHARUN*
Baca:
*وبالحَقِّ أنْزَلْنَاهُ وَبالحَقِّ نَزَلَ*
_Kaifiyah:_  Subuh + Maghrib 70x

*7. KH. SAID AQIL  SIRODJ (KETUA PBNU)*
Baca ;
*أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ*
*بِسْمِ اللهِ الَّذِيْ لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْئٌ فىِ اْلاَرْضِ وَلاَ فىِ السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعِ اْلعَلِيْمِ*
_Kaifiyah:_ Ba'da  Shubuh + Ashar 3/7x

*8. KH. CHUSEN ILYAS MOJOKERTO*
Baca :
*يارحمٰنُ يارحيمُ ياقدّوسُ ياسلامُ ياعزيزُ ياعليمُ ياكريمُ*
*لاحولَ ولاقوةَ إلا باللهِ العليِّ العظيمِ*
_Kaifiyah;_ Malam hari sebelum tidur 7x

*9. KH. NURUL HUDA DJAZULI PLOSO KEDIRI*
Baca:
*-إستغفار*
_Kaifiyah:_ Ba'da Maktubah 25x
Kmudian membaca Do'a:
*- حَصَّنتُكم بالحيِّ القيُّومِ الذي لا يموتُ أبداً ودفَعْتُ عنكمُ السُّوءَ بألفِ ألفِ لاحول ولاقوة إلا باللهِ العليِّ العظيمِ*

*10. KH. ADIB ROFIUDDIN IZZA BUNTET*
Baca:
*- سلامٌ قولاً من ربِّ الرّحيم*
*- صلّى اللّٰهُ على محمد*
*- أستغفر اللهَ العظيم*
_Kaifiyah:_ Ba'da Maktubah 41x

*Monggo dipilih,,,*
 _*Untuk Diamalkan!!*_

Amalan-Amalan ini  _dari Grup-group NU dan Alumni-Alumni Pondok-Pesantren dan Dipersilahkan oleh Habaib & Para Kyai Tersebut untuk diamalkan._

Sumber:
Ali, Jakarta
Zawiyah Al utrujah Assajadah
Jl. Almagfiroh no 59 A Rt.007 Rw.4, Jl. Raya Condet, RT.7/RW.4, Balekambang, Kec. Kramat jati, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13530
0888-8160-165
https://maps.app.goo.gl/1VTKALbr1fmDaCTx6